Politik    Sosial    Peristiwa    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Kesehatan   
Home » » Melihat Persiapan Pasukan TNI Untuk Membebaskan WNI Dari Genggaman Abu Sayyaf

Melihat Persiapan Pasukan TNI Untuk Membebaskan WNI Dari Genggaman Abu Sayyaf

Posted by ABL NEWS on Sabtu, 16 April 2016

Melihat Persiapan Pasukan TNI Untuk Membebaskan WNI Dari Genggaman Abu Sayyaf


Persiapan TNI

ABLNEWS | Kasus penyanderaan 10 orang WNI oleh grup teroris Abu Sayyaf terhadap akhir Maret belum selesai. Bukannya menyusut, sandera WNI justru bertambah empat orang terhadap Jumat (15/6) tempo hari. Grup Abu Sayyaf jalankan pembajakan kapal berbendera Indonesia, yaitu kapal tunda TB Henry & Kapal Tongkang Cristi, di perairan perbatasan Malaysia-Filipina. 

Bersama adanya dua kasus penyanderaan tersebut, pihak TNI langsung bersiaga menyiapkan banyaknya upaya. Itu dilakukan guna membebaskan para sandera tersebut.

Bahkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, menegaskan pihaknya telah menyiagakan tiga matra kesatuan yg ada di badan TNI, seperti pasukan darat, laut ataupun Udara untuk bertindak. 

"Saya juga sebagai Panglima TNI telah siapkan perbuatan tegas baik di laut, di darat hingga di hutan aku siap. Seterusnya aku dapat melaksanakan koordinasi dgn panglima angkatan senjata Filipina & Malaysia untuk bersama sama jalankan patroli & koordinasi," tutur Gatot dalam peringatan HUT Kopasus Ke-64, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (16/4) tempo hari. 

Gatot menuturkan, pasukannya telah dibagi dalam dua tim guna menjaga perbatasan dua negeri, yaitu Filipina & Malaysia. Sesudah itu, di wilayah Filipina & Malaysia dapat diambil oleh militernya masing-masing. 

"Namun, jika berjalan sesuatu di wilayah Malaysia maupun Filipina, sehingga aku bakal koordinasikan siapa yang cepat sehingga beliau yang boleh ke sana, & ini merupakan langkah-langkah yang aka dilakukan. Jikalau Indonesia & Filipina telah jalankan MoU buat kerja sama patroli militer terkoordinasi, sehingga tentu menjadi aman. Namun kenyataannya waktu ini kan tak aman" ujarnya. 

Senada dgn Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono menegaskan, anggota Kopassus telah siap bergerak kapan saja buat membebaskan 14 WNI yg disandera group Abu Sayyaf. 

Ia menyebutkan, bahkan Kopassus telah siaga dalam menyiapkan pasukan pembebasan sandera, & tinggal menunggu komando untuk jalankan operasi pembebasan tersebut.

"Pada akhir Maret kita dikejutkan dengan penyanderaan 10 ABK WNI oleh Abu Sayyaf. Aku apresiasi kecepatan prajurit Kopassus yang dalam durasi singkat siap lakukan pembebasan sandera meski hingga kini pemerintah Filipina masihlah membawa langkah internal," tutur Mulyono, tempo hari 

"Namun Kopassus senantiasa siap maju apabila sewaktu-waktu dibutuhkan," pungkasnya.


POSTED BY: ABLNEWS.

SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 ABL NEWS. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger