Politik    Sosial    Peristiwa    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Kesehatan   
Home » » Marak Kasus Bom, Penjagaan Bandar Kuala Namu Di perketat.

Marak Kasus Bom, Penjagaan Bandar Kuala Namu Di perketat.

Posted by ABL NEWS on Jumat, 15 Januari 2016



ABLNEWS | Jika Anda berlibur atau transit di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) sejak Kamis (14/1/2016) siang, maka harus bersedia membuka topi, peci, sorban, jaket, sweater, bahkan tali pinggang, termasuk harus siap mengeluarkan dompet dari kantong celana untuk dipindai di bawah perangkat sinar-X (X-ray).

Pengetatan prosedur pemeriksaan calon penumpang pesawat itu diberlakukan setelah kejadian serangan teroris di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2016) pagi.

Hingga Jumat (15/1/2016) sore terlihat seekor anjing pelacak dan tiga orang petugas dari Unit K9
Brigadir Mobil Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Brimob Poldasu) berjaga-jaga di gerbang utama check in Bandara Kualanamu.

Di leher anjing pelacak itu terdapat kalung bertuliskan POLISI. Apa pangkatnya, tak diketahui. Dua Brimob mendampinginya. Satu Brimob lainnya memegang metal detector dan meminta sebagian penumpang melintas di depannya.

Barang-barang penumpang yang tertentu, baik untuk disimpan di bagasi maupun di kabin pesawat, dia langsung yang periksa menggunakan metal detector di tangannya, sehingga tak perlu lagi dipindai menggunakan sinar X atau X-ray.

Amatan Serambinews.com, tas penumpang berupa ransel diperiksa petugas lebih lama menggunakan metal detector. Sedangkan tas lainnya diperiksa sepintas saja.

Selain itu, setiap penumpang pria yang akan melintasi gerbang (gate) logam detector diperintah petugas keamanan bandara mengeluarkan dompet, membuka jaket atau sweater, topi/peci/sorban, bahkan ikat/tali pinggang pun harus dibuka untuk dipindai (selain handphone dan semua barang tentengan) di bawah scanning X-ray.

Prosedur pemeriksaan sedetail itu baru berlaku setelah terjadi serangan bom oleh terduga teroris di Jakarta Pusat, Kamis pagi, sedangkan pada Sabtu lalu  penumpang pria tidak sampai diharuskan membuka tali pinggang, topi, dan dompet untuk dipindai di bawah X-ray.

Penumpang pesawat tujuan Banda Aceh, Lhokseumawe, dan daerah lainnya di Aceh yang berangkat dari atau transit di Bandara Kualanamu juga diperlakukan prosedur pemeriksaan seperti itu, tanpa kecuali.

Pengamanan di sejumlah mal dan hotel berbintang di Kota Medan juga ditingkatkan sejak Kamis sore, di antaranya di Center Point, Sun Plaza, dan Hotel JW Marriot Medan.

Sementara itu, razia di perbatasan Subulussalam-Sumut juga dilakukan sejak Kamis (14/1/2016) malam. Setiap mobil yang melintas diperiksa dan penumpangnya disuruh turun. Sejumlah barang penumpang diperiksa secara acak.

SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 ABL NEWS. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger